Cuaca yang tak begitu mendukung membuatku tambah tidak semangat
menjalani aktifitas karena ku kembali mengingat tentang kamu yang dulu
mewarnai hidupku
Tiga kata satu arti itu yang sllu ku tanyakn kepada dia dan dia sllu
menjawabnya I LOVE YOU membuatku benar benar terbungkam, I LOVE YOU TOO
lidahku yang mulai kelu mencoba mengatakan apa yang sllu aku rasakan ^_^
Dia trsenyum tampak binar kebahagian dimatanya. Tangannya semakin erat
menggenggam tanganku. Sejak saat itu hubungan kami semakin membaik. Dia
sering mengajakku jalan-jalan, makan, dll senang rasanya, karena selama
beberapa bulan ini kami berhasil menghalau segala macam godaan. Namun,
kebahagian itu hanya sementara. Ntahlah hantu apa yang merasuki hati dia
saat itu
Perasaan bingung dan senang kini brcampur aduk karena sudah tidak ada lagi ucapan “TIGA KATA SATU ARTI”
Aku terhenyak, Kata katanya kali ini membuat hatiku seperti triris
pisau yang sangat tajam. Perih. Saat itu aku merasakan sesuatu membasahi
pipiku dan tangan lembut mencoba menghapusnya, namun aku segera menjauh
dari sosok itu. Aku tak menyangka dia akan berkata seperti itu. namun,
lagi lagi air mata mengahalangi niatku untuk membalas SMSnya. Aku segera
pergi dan meninggalkan Handphoneku di kursi dan masuk ke kamar untuk
menyendiri
‘Maaf” itulah pesan singkat yg dia kirim pada saat itu. Sejak saat itu,
aku tak pernah brhubungan lagi dengan dia. Tak pernah smsan lagi,
chattingan, dll.
Betul juga kata orang melupakan seseorang yg memang kita cintai itu lebih sulit daripada mencintai seseorang yg tak kita cintai.
Ku akui dulu aku slalu memujanya, merindukannya, & slalu ingin
bersamanya. tapi smua tlah terungkap, dia bukanlah pemilik cinta sang
pujaan hati melainkan dialah pemilik racun hati yg mematikan.
Di sini aku hanya bisa brdoa untuknya :
Ya tolong jaga dia, jangan jatuhkan karma terhadap dirinya tetapi
ketuklah pintu hatinya & sampaikan padanya I still Hope, and Love
him .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar